Sobat rumah tua penikmat alunan nada beauty and the beast. kali ini ada dua wanita yang sangat handal dalam memainkan perasaan kita para penikmat musik gothic metal. Mendengar mereka bernyanyi seakan membawa kita pada sebuah penerbangan jiwa dan menyatu pada sebuah symphoni keindahan alam semesta oleh suaranya yang sangat merdu. Semerdu kicauan burung penjaga surga. Ini dia sosoknya.
Turunen belajar menyanyi di Sibelius Academy dan Hochschule fur Musik Karlsruhe. Dia terkenal sebagai penyanyi profesional klasik, namun paling dikenal sebagai mantan vokalis band symphonic metal Finlandia Nightwish, yang didirikannya dengan Tuomas Holopainen dan Erno Vuorinen pada tahun 1996.
Kombinasi dari riff gitar yang keras
dan cepat dengan vokal klasik
Turunen yang memimpin dengan
cepat mencapai popularitas yang tinggi.
Tarja Turunen lahir di Kitee, Finlandia. Ibunya bernama Marjatta Turunen, bekerja di pemerintahan kota, dan ayahnya Teuvo Turunen adalah tukang kayu.
Bakatnya untuk musik ini pertama kali dicatat ketika dia menyanyikan lagu "Enkeli taivaan" versi Finlandia From Heaven Above to Earth I Come di aula gereja Kitee pada usia 3 tahun.
Dia bergabung dengan paduan suara gereja dan mulai mengambil pelajaran vokal. Pada usia 6 tahun, dia mulai bermain piano. Di sekolah komprehensif, Turunen berperan sebagai penyanyi untuk beberapa proyek, salah satunya menyanyi di setiap acara sekolah.
Di sekolah dia memiliki sedikit masalah, karena beberapa anak perempuan tidak menyukainya karena mereka iri suaranya yang teramat sangat merdu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, ahirnya dia dipindahkan ke sekolah lain.
Pada usia 15 tahun, Turunen
memiliki penampilan sangat bagus, dia sebagai pemain solo di konser
gereja, di depan seribu pendengar.
Pada tahun 1993 ia menghadiri
Sekolah Menengah Seni dan Musik di Savonlinna.
Selama beberapa tahun Turunen belajar musik jiwa dari Whitney Houston dan Aretha Franklin. Kemudian ia selalu mendengarkan lagu dari penyanyi klasik crossover Sarah Brightman, terutama lagu "The Phantom of the Opera", dan memutuskan untuk fokus pada musik yang ditekuninya.
Pada usia 18 tahun, ia pindah ke Kuopio untuk belajar di Akademi Sibelius
Instrumen yang dikuasainya adalah flute (seruling) dan piano serta tentu saja vokal (dia juga terlatih sebagai penyanyi seriosa dan opera) Aliran Musik yang dia pilih adalah Progressive Metal, Symphonic Gothic Metal dan tentu saja gothic doom metal.
Tipe suara Mezzo Soprano yang tentu saja sangat membuat saya kagum dan jatuh cinta ketika ia menyanyikan lagu "cry for the moon, facade of reality, run for a fall, feint dan, solitary ground." dan aksi panggungnya yang terbilang sopan dan berkarakter membuat ia semakin istimewa damata saya. Hehehe
Yang membuat ia istimewa adalah Rambut merahnya yang asli serta paras wajah yang sangat cantik dan juga suaranya yang dapat membuat hatiku remuk terbawa suasana gothic dalam angan keabadian. SIMONE PALING BENCI LIPSYNC
Penyanyi favorit Simone:
Sharon den Adel (vocal within temptation) & Tarja Turunen (vocal nightwish)
Sahabat dekat simon sesama metal female: Cristina Scabbia, Sharon den Adel
Metal female yang paling saya kagumi adalah:
- Tarja turunen (nightwish)
- lisa johansson (draconian)
- simone simons (epica)
- flora (kerion)
- sharon den adel (within temptation)
- amy lee (evanescence)
- octyas c vitha (predatorious)
- aan ristie (backing vocal predatorious)
Udah ya seginu eh segitu dulu. Nexp post akan saya ulas tentang band band metal lainya. Salam \m/etal

